10 Fatwa Sesat Seks Wahabi


10_Fatwa_Sesat_Seks_WahabiSELURUH FATWA MENJADI PEMBAHASAN BANYAK SITUS SEHINGGA TIDAK AKAN SUSAH BAGI ANDA UNTUK MENEMUKANNYA.

JIKA KAMI MENARUH SALAH SATU SUMBER, MAKA AKAN MENGUNDANG TUDUHAN BIAS ATAU MEMIHAK.

KARENANYA SILAHKAN ANDA BROWSING DAN MENCARINYA SERTA MEMBANDINGKAN ANTAR SITUS UNTUK MEMASTIKAN KEBENARANNYA.

 

Fatwa Ke-1

Anak Perempuan Dilarang Duduk Berdua Dengan Ayahnya

 

Anak Perempuan Tidak Boleh Duduk Berdua Dengan Ayahnya Sebab Takut Sang Ayah Akan Menggoda Buah Hatinya Itu

 

 

 

 

 

Muhammad al-Arifi

Fatwa Ke-2 Baca lebih lanjut

Iklan

Awasi Anakmu dari Doktrin Wahabi Takfiri


Awasi_Anakmu_Dari_Doktrin_WahabiNurhidayati datang ke kantor PCNU Jember. Ia mengadukan gejala aneh yang menimpa anak remajanya. Disinyalir anaknya telah diindoktrinasi kelompok Salafi. Anaknya, kata Nurhidayati, semula pendiam dan penurut. Namun belakangan ia menjadi pemarah dan kerap melawan orang tuanya.

“Semula anak saya belajar mengaji Al-Quran kepada ustadz dari aliran tersebut. Namun setelah satu tahun, semuanya berubah,” terang Nurhidayati kepada NU Oniline di kantor PCNU Jember, Selasa, (11/2).

Nurhidayati yang tinggal di Perum Pondokgede Jember menuturkan, saat ini anaknya suka mencela dan menghina amalan orang lain termasuk Aswaja yang dinilainya sebagai ahlu bid’ah. Padahal usia anak remajanya baru 14 tahun. Atas dorongan para ustadz, anaknya minta mondok di pesantren Salafi tersebut. Baca lebih lanjut

AMERIKA DAN SEKUTU ARABNYA DIBELAKANG KERUSUHAN IRAQ


Amerika_Berada_Di_Balik_Kerusuhan_IrakJuru Bicara Parlemen Iran, Ali Larijani mengatakan Amerika dan sekutunya di Timur Tengah ada di belakang serangan Takfiri di Iraq.

“Partai Ba’ats dan para takfirilah yang harus dipersalahkan terhadap kekerasan yang akhir-akhir ini terjadi di Iraq. Saat kekerasan terjadi di Syiria, banyak Negara-negara di sekitar Iran datang kepada kami dengan mengatakan, seandainya saja Syiria menunjukkan sedikit penghormatan terhadap demokrasi, maka takfiri tak akan ada lagi disana. Sekarang saya bertanya, apakah demokrasi tak berjalan di Iraq? Sampai-sampai Takfiri melakukan tindakan-tindakan mereka sekarang?” ungkap Larijani dalam sebuah forum di Teheran, Jum’at, (13/6), kemarin.

“”Sudah jelas bahwa Amerika dan negara-negara yang ada di sekitar kitalah yang telah membuat langkah tersebut dan sementara mereka sendiri bahkan tidak memiliki parlemen yang layak (sesuai sistem demokrasi), mereka berbuat seolah perduli terhadap demokrasi di Irak dan Syiria,” tambahnya. Baca lebih lanjut

Masihkah Anda Tertipu Dunia?


Islam_Alternatif_Masihkah_Anda_Mencintai_DuniaPemburu dunia tak ubahnya peminum air laut. Semakin banyak minum, makin tambah haus. Ia pun terus minum sampai binasa. Namun demikian, ia tetap tak terpuaskan.—Nabi Isa as.

 

Alkisah, pada zaman Nabi Isa as. terdapat tiga pemuda sholeh tengah berjalan kakimenyusuri gurun. Ketiganya sepakat untuk sama-sama menuntut ilmu di sebuah negeri sebrang nun jauh. Namun, saat tiba di tengah perjalanan, mereka menemukan timbunan harta yang melimpah. Alhasil, mereka pun memutuskan untuk istirahat sebentar sembari mencari makan.

Ketiga pemuda itu kemudian sepakat bahwa mereka harus rela berbagi tugas. Salah satu di antara mereka pergi mencari makan. Sementara dua orang lainnya bertugas menjaga harta istimewa itu guna menghindari adanya pencuri atau orang yang mengaku-ngaku atas kepemilikan harta tersebut. Hal ini dikarenakan nilai harta itu dinilai lebih tinggi ketimbang makanan yang akan mereka santap, sehingga penjagaan ekstra pun harus dilakukan.

Akhirnya, dia yang ditunjuk mencari makanan, bergegas pergi meninggalkan kedua sahabatnya. Di tengah perjalanan, terlintas di benaknya untuk menguasai seluruh harta temuan itu. Sang pemuda pun mencari cara agar bisa melenyapkan keduanya. Dan, dipilihlah racun untuk dicampur dengan makanan yang akan diberikan kepada mereka. Baca lebih lanjut

12 Ulama Ahlisunnah Dipenggal ISIS


12_Ulama_AhliSunnah_Dipenggal_ISISKelompok Takfiri al-Qaeda, Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) mengekskusi 12 ulama Sunni di kota Mosul, Irak utara.

ISIS membunuh 12 ulama Sunni itu di depan Masjid al-Isra di Mosul karena menolak berbaiat dan sumpah setia kepada geng teror bengis pimpinan Abu Bakr al-Baghdadi, demikian media al-Iraqiya melaporkan pada Sabtu (14/06/14).

Dalam insiden lain, elemen-elemen Takfiri ISIS juga mengeksekusi dan memutilasi Imam Masjid Mosul, Central Mosque yang menolak tawaran ISIS untuk bergabung dengan mereka, kata ulama lokal.

Sebelumnya diberitakan, organisasi Ulama Irak Basrah dalam sebuah pernyataan menegaskan bahwa Ahlu Sunnah Irak menolak eksistensi ISIS sebagai bagian dari Sunni, dan menegaskan dukungannya kepada tentara dan integritas Irak. Baca lebih lanjut