Bedanya Mbah Maimun dengan KH. Ali Mustofa Ya’qub


Bedanya Mbah Maimun dengan KH. Ali Mustofa Ya'qubSarang, NU Online
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Maimun Zubair menyerukan kepada masyarakat muslim untuk tetap menjaga suasana kondusif hubungan antarpemeluk agama di Indonesia.

“Kita jangan bercekcok dengan agama lain. Agama Islam adalah agama yang sebagian besar dipeluk rakyat Indonesia,” katanya di hadapan ribuan waraga yang memadati lapangan Jladri, Sendangmulyo, Sarang, Rembang, Jawa Tengah, dalam acara “Sarang Bershalawat”, akhir pekan lalu.

Menurut Mbah Maimun, Islam adalah agama yang kuat dan tak akan roboh karena menghormati pemeluk agama lain.
Baca lebih lanjut

Iklan

KH Ali Mustofa Ya’qub; Menyambut John Kerry Menolak Muslim Iran


Belunder-KH-Mustofa-Ali-Ya'qub

Ajakan untuk mengeratkan ukhuwah diantara umat Nabi Muhammad, tak selamanya berbuah manis. Setidaknya, itulah yang menimpa Ayatullah Ali Akbar Rasyad, seorang ulama Iran yang baru-baru ini mengunjungi Indonesia.

Di hadapan jamaah Masjid Istiqlal seusai shalat Jum’at, selaku tamu negara, ia mendapatkan kehormatan untuk menyampaikan pidato singkat. Namun siapa sangka, jika pidatonya tersebut kemudian dipermasalahkan oleh media takfiri seperti hidayatullah.com. Media itu menuduh, bahwa Ayatullah Ali mengemukakan sesuatu yang meresahkan Ahlussunah, dan mengancam keberadaan NKRI.

Baca lebih lanjut